pohon yang terluka itu
mencoba untuk tetap berdiri
dalam hembusan angin
diantara kawan-kawannya yang mati
menatap kekosongan di antara ratusan mayat
yang tergeletak tanpa badan
pohon yang terluka itu
mencoba untuk tetap bertahan
walaupun ia mengerti
beberapa hari lagi ia akan mati
menjadi potongan-potongan kecil
yang sudah tidak berarti
bagi bumi ini
ketika telah datang hari
berjalanlah perlahan manusia tak memiliki nurani
mereka dibelenggu dengan gemerlap duniawi
mendekati pohon yang terluka itu
kemudian berkata,
'beri salam kepada pencipta-Mu'
Rabu, 27 Juni 2012
Selasa, 26 Juni 2012
bumi
apakah kau pernah memikirkan.
apa yang kau perbuat terhadap bumimu.
di mana kau perkosa dia.
di mana kau mengambil keperawannya.
apakah kau pernah memikirkan.
apa yang kau lakukan terhadap bumimu.
kau merampoknya tanpa rasa belas kasihan.
kemudian kau mencampakkannya begitu saja.
cobalah kau pikirkan wahai manusia.
apa yang telah kau perbuat terhadap bumimu.
apa yang kau perbuat terhadap bumimu.
di mana kau perkosa dia.
di mana kau mengambil keperawannya.
apakah kau pernah memikirkan.
apa yang kau lakukan terhadap bumimu.
kau merampoknya tanpa rasa belas kasihan.
kemudian kau mencampakkannya begitu saja.
cobalah kau pikirkan wahai manusia.
apa yang telah kau perbuat terhadap bumimu.
gelap
apakah aku perlu,
merasakan teriknya sinar matahari,
menikmati indahnya sinar rembulan.
sedang aku berada di dalam tanah.
merasakan teriknya sinar matahari,
menikmati indahnya sinar rembulan.
sedang aku berada di dalam tanah.
hilang
tak ada lagi kamu disini.
diriku merasa sepi, sendiri.
langitku tak sebiru dahulu.
jalanku kini berbatu.
takkan ada yang indah tanpamu.
kerikil tajam takkan bisa kulewati
tanpa suaramu,
yang selalu membakar semangatku.
apakah aku takkan pernah menemukanmu lagi
apakah dirimu hilang diantara kabut kemurkaan
yang berada di tengah jutaan butir pasir
diriku merasa sepi, sendiri.
langitku tak sebiru dahulu.
jalanku kini berbatu.
takkan ada yang indah tanpamu.
kerikil tajam takkan bisa kulewati
tanpa suaramu,
yang selalu membakar semangatku.
apakah aku takkan pernah menemukanmu lagi
apakah dirimu hilang diantara kabut kemurkaan
yang berada di tengah jutaan butir pasir
Minggu, 24 Juni 2012
Sebuah Pertanyaan dan Pernyataan
mereka yang berseragam datang dengan pasangan mereka
memasuki perkampungan kumuh dan pasar tradisional
mereka bertanya kepada pemukim disana
"apakah ada yang perlu di tambah atau perlu di ubah dari kota ini?
pemukim tersebut menjawab sekenanya,
"yang perlu ditambah atau di ubah itu terserah bapak,"
kemudian pasangan tersebut kembali berkata,
"kami berjanji akan membuat kota ini lebih baik dari sebelumnya."
pemukim kembali menjawab sekenanya:
bukannya kami tidak ingin
kota kamu terlihat sedikit lebih baik
tapi kami cukup kenyang
bahkan kami ingin muntah
memakan janji-janji surga
dari orang yang berseragam
seperti anda
bukan kami tidak ingin
kota kami terlihat sedikit lebih baik
tapi kami cukup mengerti
bahkan sangat mengerti
atas janji-janji manis
dari orang yang berseragam
seperti anda
kami mengerti kedatangan anda
tidak lain dan tidak bukan adalah untuk promosi
memperlihatkan kepada dunia kebaikan anda
tapi kami mengerti, semua itu hanyalah drama
dimana anda menjadi seorang protagonis didalamnya
kami mengerti kedatangan anda
kami hanya berpesan jika anda duduk disana
janganlah menjadi bagian dari mereka
yang suka memperkaya dirinya
dengan uang hasil rampokan dari rakyat yang memilih mereka
memasuki perkampungan kumuh dan pasar tradisional
mereka bertanya kepada pemukim disana
"apakah ada yang perlu di tambah atau perlu di ubah dari kota ini?
pemukim tersebut menjawab sekenanya,
"yang perlu ditambah atau di ubah itu terserah bapak,"
kemudian pasangan tersebut kembali berkata,
"kami berjanji akan membuat kota ini lebih baik dari sebelumnya."
pemukim kembali menjawab sekenanya:
bukannya kami tidak ingin
kota kamu terlihat sedikit lebih baik
tapi kami cukup kenyang
bahkan kami ingin muntah
memakan janji-janji surga
dari orang yang berseragam
seperti anda
bukan kami tidak ingin
kota kami terlihat sedikit lebih baik
tapi kami cukup mengerti
bahkan sangat mengerti
atas janji-janji manis
dari orang yang berseragam
seperti anda
kami mengerti kedatangan anda
tidak lain dan tidak bukan adalah untuk promosi
memperlihatkan kepada dunia kebaikan anda
tapi kami mengerti, semua itu hanyalah drama
dimana anda menjadi seorang protagonis didalamnya
kami mengerti kedatangan anda
kami hanya berpesan jika anda duduk disana
janganlah menjadi bagian dari mereka
yang suka memperkaya dirinya
dengan uang hasil rampokan dari rakyat yang memilih mereka
Selasa, 19 Juni 2012
just enjoy it
sate madura adalah makanan khas madura. kami sangat menikmati makanan khas ini sehingga kami mengapresiasikan makanan tersebut ke dalam video ini. maaf jika kurang berkenan.
aku, kamu dan hari itu
jangan salahkan hari itu
karena semua itu terjadi begitu cepat
tidak ada yang bisa disalahkan. baik itu kamu, aku, ataupun waktu
waktu dimana kita bercumbu
waktu dimana aku mengecup bibirmu
dan kau pun menikmati bibirku
jangan salahkan hari itu
hari dimana kita saling menginginkan
hari dimana kita menikmati dosa yang kita lakukan
kemudian menyesalinya setelah kita tersadar
betapa kita telah mengkhianati orang yang kita sayangi
Langganan:
Postingan (Atom)